Jasa Finansial yang Mudah dan Aman? Identitas Digital Solusinya!

        Dewasa ini transformasi secara besar-besaran ke dunia digital tidak terhindarkan lagi. Sebagai contoh transaksi finansial seperti pembayaran tagihan hingga pembukaan rekening kini dapat dilakukan secara daring. Semakin banyaknya transaksi daring, peran identitas digital semakin penting untuk memberikan keamanan ekstra pada industri keuangan. Memangnya apa fungsi identitas digital dalam industri finansial digital? Yuk simak artikel di bawah ini untuk penjelasan lebih lanjut!

Apa Identitas Digital?
        Identitas digital merupakan kumpulan informasi pribadi individu yang digunakan untuk mengidentifikasi keaslian mereka di dunia digital. Apa saja isinya? identitas digital biasanya memuat nama pengguna, nomor jaminan sosial, kata sandi, dan yang membuatnya berbeda dari identitas biasa adalah identitas digital memuat rekam biometrik pemiliknya. Rekam biometrik ini dapat berupa sidik jari, pengenalan wajah, pengenalan suara, dan lain-lain.

Mengapa Identitas Digital Penting dan Aman bagi Industri Keuangan?
        Ada beberapa manfaat identitas digital yang akan diperoleh individu yang menerapkannya. Manfaat yang paling penting adalah memberikan proteksi lebih terhadap risiko pencurian serta penipuan data. Industri keuangan dapat memastikan orang yang melakukan transaksi adalah sama dengan individu yang telah memverifikasi dirinya saat menggunakan layanan keuangan digital. Verifikasi pelanggan juga masuk ke dalam kepatuhan terhadap syarat dan menghindari sanksi hukum juga keuangan.
        Identitas digital juga berperan dalam memberikan kenyamanan kepada penggunanya. Adanya metode verifikasi ini dapat meyakinkan pelanggan dalam melakukan transaksi keuangan yang andal dan aman. Hal tersebut dapat meningkatkan kepuasan, kepercayaan, serta kesetiaan pelanggan, ini dapat mengarahkan bisnis Anda agar lebih sukses.

Apa saja Keuntungan yang Ditawarkan Identitas Digital bagi Lembaga Keuangan?
        Jika dilihat lebih detail, identitas digital memiliki segudang manfaat khususnya bagi lembaga keuangan. Bukan hanya memberikan perlindungan ekstra, perangkat ini memberikan beberapa keuntungan lain sebagai berikut:

  1. Mengenali Pelaku Transaksi
    Memastikan setiap transaksi dapat dilacak dengan sistem identitas digital artinya memiliki akses lengkap ke informasi tentang aset nasabah dan riwayat penggunanya, termasuk siapa saja yang terlibat dalam transaksi tersebut.
  2. Menggabungkan Informasi Individu dan Perusahaan
    Menggabungkan informasi individu dengan informasi historis perusahaan akan mempercepat proses Know Your Customer (KYC) dan mengurangi risiko penipuan.
  3. Memprediksi Risiko Bertransaksi Daring
    Adanya sistem identitas digital memungkinkan pihak layanan jasa keuangan untuk mengetahui riwayat finansial pengguna potensial mereka, manfaatnya dapat mempermudah penyedia layanan agar lebih akurat dalam menentukan tingkatan risiko pengguna.
  4. Membantu Institusi Finansial Menyusun Profil Risiko
    Bagi dunia jasa layanan keuangan, identitas digital dapat menciptakan suatu algoritme dan data bermodalkan produk kredit bagi konsumen.
  5. Membantu Autentikasi Belanja Daring
    Jika ingin berbelanja daring, kita sering dihadapkan pada laman pengenalan wajah dan PIN untuk melakukan transaksi. Verifikasi ini dapat diberikan oleh layanan jasa keuangan berdasarkan persetujuan pelanggan agar transaksi selanjutnya dapat dilakukan dengan lebih mudah.
  6. Pengisian Data Pajak secara Otomatis
    Kepemilikan identitas digital dapat mempermudah warga negara yang ingin melapor pajak, mereka tidak perlu lagi mengisi formulir secara manual dan mengumpulkan data aset karena semua telah ada di perangkat tersebut.
  7. Mempermudah Urusan Keuangan di Negara Lain
    Salah satu manfaat identitas digital yang sangat memudahkan individu dengan mobilitas tinggi ialah konsumen dapat mengakses layanan termasuk melihat riwayat transaksi dimanapun mereka berada.
Prinsip-prinsip Identitas Digital
  1. Meningkatkan Privasi
    Informasi hanya dapat diakses oleh entitas yang tepat.
  2. Berorientasi pada Pelanggan
    Pelanggan memegang kuasa untuk menentukan siapa yang dapat mengakses informasi dan data mereka.
  3. Kebaikan Sosial
    Setiap pengguna dapat mengakses sistem yang tersedia, serta dapat digunakan untuk memberikan hasil yang maksimal bagi berbagai pemangku kepentingan.
  4. Layak dan Berkelanjutan
    Perubahan arus dunia politik mendorong pelaku-pelakunya merancang sistem yang berkelanjutan, identitas digital pun beradaptasi untuk menyesuaikan perubahan prioritas politik.
  5. Transparan dan Fleksibel
    Sistem ini terbuka terhadap perkembangan standar serta selalu mengikuti pedoman transparansi untuk pemangku kepentingan.
Tantangan bagi Identitas Digital
        Digitalisasi yang sangat masif dan cepat membuka banyak peluang dalam dunia bisnis, akan tetapi kita juga harus mempersiapkan perusahaan di sisi yang kuat agar berhasil beradaptasi dengan lanskap eksternal yang berubah, mulai dari tren, regulasi, ekspektasi konsumen, asuransi, serta skema asuransi.
        Akan tetapi tidak ada sistem yang sempurna, perlu mitigasi untuk membangun kepercayaan dan memanfaatkan identifikasi yang bertanggung jawab. Risiko yang tidak asing di dunia digital seperti kebocoran data, penyalahgunaan dan penyimpanan teknologi, merupakan ancaman yang harus dicegah, perlu dibangun desain sistem perlindungan data dan privasi dalam identitas digital.
  1. Peraturan
    Peraturan merupakan mitigasi pertama dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan data serta mengantisipasi kebocoran karena digitalisasi menyebabkan perubahan yang cepat dalam industri jasa keuangan termasuk peraturannya. Negara Inggris telah menerapkan beberapa peraturan yang lekat dengan data digital diantaranya Know Your Customer (KYC), Financial Conduct Authority (FCA), dan Anti- Money Laundering (AML).
  2. Kepercayaan Pelanggan
    Aktivitas digital membuka kesempatan bagi para penjahat siber. Kebocoran data, penipuan, dan penyalahgunaan identitas konsumen menjadi ketakutan yang menghantui. Kepercayaan konsumen menjadi penting karena berkaitan dengan kesetiaan mereka dalam menggunakan jasa bisnis Anda. Diperlukan pendekatan berlapis untuk dapat mengidentifikasi serta autentikasi keaslian data pelanggan.
  3. Manajemen Penipuan
    Semakin banyaknya pengguna transaksi daring maka semakin besar juga penjahat siber melihat peluang bagi mereka melakukan aksinya. Bisnis harus mengantisipasi penipuan, perlu memenuhi ekspektasi pelanggan sambil menegakkan standar keamanan di pasar digital agar data pelanggan terjaga serta meningkatkan kepuasan mereka.
  4. Gesekkan dan Risiko
    Setiap pelanggan memiliki preferensi yang berbeda, terutama dalam data apa yang ingin mereka bagikan kepada bisnis Anda serta jenis pemeriksaan apa yang mereka sukai. Anda perlu memahami ini disamping memastikan pemeriksaan yang Anda lakukan sesuai dengan jumlah risiko yang mungkin terjadi.
        Pengaplikasian identitas digital dalam industri keuangan bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, memudahkan aksesibilitas mereka, serta meningkatkan keamanan data. Kami hadir untuk memberikan jawaban atas kebutuhan identitas digital Anda. Kunjungi www.idpay.co.id untuk info lebih lanjut.

Sumber:
https://www.financemagnates.com/fintech/data/digital-identity-the-key-to-securing-financial-services-in-the-digital-age/
https://blog.privy.id/7-kegunaan-sistem-identitas-digital/
https://www.deloitte.com/content/dam/assets-shared/legacy/docs/research/2022/gx-fsi-digital-identity-online.pdf https://www.experian.co.uk/blogs/latest-thinking/fraud-prevention/digital-identity-what-are-the-challenges-and-the-opportunities/